Metamorfosis Ulat Jerman Yang Harus Anda Ketahui

Metamorfosis Ulat Jerman Yang Harus Anda Ketahui - Metamorfosis merupakan proses perkembangan biologi yang mengalami perubahan bentuk tertentu. Metamorfosis dialami oleh kupu-kupu, ulat dan katak. Kali ini kita akan membahas tentang metamorfosis ulat jerman atau superworm. Biasanya ulat akan berubah menjadi kupu-kupu, tapi untuk ulat ini berubah menjadi kumbang.
Ulat ini bukan hanya sekedar ulat. Karena memiliki manfaat banyak sekali. Sering digunakan untuk pakan burung, bahkan ada beberapa orang yang menginovasinya untuk bahan kosmetik, minyak goreng dan lainnya. Kandungan nutrisi di dalamnya sangat tinggi. Ada protein, lemak, kalsium dan lainnya. Semua kandungan ini sangat bagus untuk tumbuh kembang burung, unggas atau ternak anda. Karena mampu memberikan semua kebutuhan nutrisi tumbuh.

Siklus metamorfosis ulat jerman




sumber: www.jualulatjerman.com
Siklus metamorfosis ulat jerman, termasuk metamorfosis sempurna. Karena ada empat tahapan yang dialami yaitu telur, larva, kepompong dan kumbang. Tahapan lengkapnya seperti dibawah ini:
  1. Pertama berbentuk telur. Telur ini bentuknya sangat kecil. Sekitar 1/20 inchi. Jadi bentuknya memang sangat kecil. Telur ini akan menetas setelah berumur 7-10 hari. Tentunya harus diletakkan di tempat yang tepat, sehingga tidak ada telur yang rusak.
  2. Siklus kedua larva. Larva ini menjadi siklus yang penting. Menjadi tahap awal sebelum menjadi ulat. Yang nantinya akan dijadikan pakan burung. Mereka akan tumbuh terus menerus, sampai bentuknya sekitar ½ inchi. Pertumbuhan ini pun butuh waktu beberapa hari. Bagian ulat putih, dengan kerangka luar berwarna coklat dinamakan kitin. Tumbuh di masa ini cukup lama sampai 1 tahunan. Di tahap ini juga, anda harus mempertahankan ukurannya dengan baik. Sehingga bisa diberikan ke burung kicau.
  3. Siklus ketiga ada kepompong. Jika anda ingin membudidayakannya, sebagian ulat harus berubah menjadi kepompong. Supaya bisa menjadi ulat baru yang lebih segar. Tahapan ini hanya terjadi selama 14-20 hari saja. Sampai akhirnya berubah menjadi pupa dan kumbang, ketika menjadi pupa, ulat tidak butuh makan. Jadi cukup dibiarkan saja di kandangnya
  4.  Sampai akhirnya kumbang berwarna putih dan berubah ke warna merah. Sampai akhirnya berubah menjadi hitam. Proses ini hanya butuh waktu 24 jam. Biasanya kumbang betina lebih panjang dan besar dibandingkan kumbang jantan. Kumbang betina, mampu bertelur sebanyak 500 telur selama hidupnya.
Kumbang hanya mampu hidup selama 4-5 bulan saja. Ketika hamil, kumbang betina perutnya akan besar dan sayapnya terbuka. Kumbang suka hidup di tempat gelap dan akan menghabiskan waktunya disana. Oleh karena itu, anda harus membuat tempat hidup yang baik. Sesuai dengan kebutuhan dari burungnya. Perhatikan suhunya, sirkulasi udara dan kebersihan kandang. Sehingga kumbang mampu bertelur banyak dan menghasilkan ulat jerman banyak.

Dengan mengetahui siklus metamorfosis ulat, anda lebih tahu cara budidaya yang benar. Untuk menghasilkan ulat yang banyak, berarti anda harus memiliki kumbang yang banyak pula. Untuk permulaan, anda harus membeli kumbang anakan terlebih dahulu. Nanti kumbang akan bertelur dan berubah menjadi ulat. Untuk melanjutkan budidaya, sisakan beberapa indukan ulat untuk menjadi kumbang lagi dan terus berputar seperti siklusnya.

Perawatan yang dilakukan sangatlah mudah. Yang paling penting, anda harus memberikan pakan dengan baik dan kandang yang bersih. Ulat membutuhkan pakan ketika menjadi ulat dan kumbang. Ketika menjadi pupa dan telur tidak perlu diberi pakan. Pemberian pakannya pun harus tepat, sehingga mampu tumbuh dengan baik dan besar. Tidak ada ulat jerman yang mati.

Deskripsi: ulat jerman memiliki empat siklus metamorfosis, dari telur, larva, pupa dan kumbang. Termasuk ke dalam metamorfosis sempurna

sumber: kang Adi, peternak dekat rumah yang jual ulat jerman hidup

Disqus Comments
-->